PRODUK




DESKRIPSI
Bank Sampah Ibu Sufiatun / Bank Sampah Kamulyan
Bank Sampah Kamulyan adalah salah satu bank sampah yang berlokasi di RW 22 Kelurahan Brontokusuman, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta. Bank sampah ini berperan sebagai ujung tombak pengolahan sampah di wilayah tersebut dengan mengelola sampah organik dan anorganik dari sekitar 40 kepala keluarga (KK). Bank Sampah Kamulyan diketuai oleh Ibu Bakhriah Sufiatun atau akrab dipanggil Bu Upik yang merupakan salah satu penggiat Bank Sampah di Kemantren Mergangsan.
Kegiatan Utama:
- Pengumpulan dan Pemilahan Sampah: Warga secara aktif mengumpulkan dan memilah sampah anorganik seperti kertas, plastik, botol, dan besi. Sampah-sampah ini kemudian disetorkan ke Bank Sampah Kamulyan.
- Penjualan Sampah Anorganik: Bank Sampah Kamulyan secara rutin menjual sampah anorganik yang terkumpul kepada pengepul. Hasil penjualan ini kemudian dibagikan kepada nasabah atau warga yang berpartisipasi, sesuai dengan jumlah sampah yang telah mereka kumpulkan.
- Edukasi dan Sosialisasi: Bank sampah ini juga aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari rumah serta cara memilah sampah yang baik dan benar. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan peran bank sampah.
Prestasi dan Dampak:
- Jumlah Sampah Terkumpul: Dalam satu bulan, Bank Sampah Kamulyan mampu mengumpulkan ratusan kilogram sampah anorganik. Pada tahun 2023, bersama dengan 19 bank sampah lain di Kelurahan Brontokusuman, total sampah anorganik yang terkumpul mencapai 21,9 ton dengan omzet sebesar Rp 38 juta.
- Peningkatan Kesadaran Masyarakat: Upaya edukasi yang terus-menerus telah meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengolah dan memilah sampah. Hal ini terlihat dari tingginya partisipasi warga dalam mengumpulkan dan memilah sampah.
Meskipun memberikan keuntungan finansial melalui penjualan sampah, tujuan utama Bank Sampah Kamulyan bukanlah semata-mata mencari keuntungan. Yang lebih penting adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar.
Bank Sampah Kamulyan merupakan contoh sukses dari pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Melalui kegiatan pengumpulan, pemilahan, dan penjualan sampah anorganik, serta edukasi yang berkelanjutan, bank sampah ini memberikan kontribusi signifikan dalam mengurangi volume sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.


